JOIN US !
Links
- Al Hidayat Lasem 1
- Al Hidayat Lasem 2
- Ar Rofah Wonosobo
- DKC Lamongan
- Gilar Remaja Banjarnegara
- Jalan Remaja 1208
- KIBAR Rembang
- Kisara Bali
- Kriya Mandiri Solo
- Mitra Remaja Jogja
- PANCURBATU Medan
- PIK KRR Lembang
- PIK KRR Nurul Huda
- PIK KRR Sidoarjo
- PIK KRR Sketsa
- PIK KRR Teensi
- PIK REMAJA AMADA Sulbar
- PIK-KRR IRMANURIS
- SAHABAT Lamongan
- Semara Ratih Klungkung
- Teensi Kota Mojokerto
- Tunas Solution
- Tunas Solution Trenggalek
Info Lainnya
Jambore Remaja Tunas Patria Kota Blitar
Jumat, 31 Desember 2010Diposting oleh TUNAS REMAJA di 19.25 0 komentar
Label: Berita
Aktor Film Porno Kena Batunya: Positif HIV/AIDS
Kamis, 09 Desember 2010Seorang aktor yang berdasar tes terbaru yang diikutinya positif mengidap HIV/AIDS meradang. Ia menuntut perusahaan pembuat film porno untuk menutup usahanya dan menyatakan gagal melindungi para pemainnya dari virus mematikan itu.
Diposting oleh TUNAS REMAJA di 16.23 0 komentar
Label: Berita
Survei BKKBN: 51% Remaja Jabodetabek Sudah Tak Perawan
Senin, 29 November 2010Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mencatat hasil survei pada 2010 menunjukkan, 51 persen remaja di Jabodetabek telah melakukan seks pranikah.
"Artinya dari 100 remaja, 51 sudah tidak perawan," ujar Kepala BKKBN Sugiri Syarief usai memberikan sambutan acara Grand Final Kontes Rap dalam memperingati Hari AIDS Sedunia di lapangan parkir Monas, Jakarta Minggu (28/11).
Diposting oleh TUNAS REMAJA di 21.01 0 komentar
Label: Berita
Pengidap HIV/AIDS Tertinggi Kalangan Ibu Rumah Tangga
Jumat, 12 November 2010Pengidap penyakit menular HIV/AIDS di Kota Surabaya berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya diketahui paling tinggi dialami kalangan ibu rumah tangga.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Surabaya, Ponco Nugroho, Kamis, mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun petugas Dinkes Surabaya, sampai bulan Juni 2010 penderita HIV/ AIDS di Surabaya mencapai 220 orang.
"Angka tersebut terus bertambah, dan sampai September 2010 menjadi 547 orang. Dari jumlah tersebut sedikitnya 16 pengidap telah meninggal dunia," katanya.
Menurut dia, angka pengidap HIV/AIDS di Surabaya tersebut saat ini bukan lagi didominasi oleh para pekerja seks komersial (PSK), melainkan justru berasal dari kalangan ibu rumah tangga.
Selama tahun 2010, pengidap HIV/AIDS dari kalangan ibu rumah tangga sebanyak 70 orang dengan rincian 39 orang di antaranya terinfeksi virus HIV dan 31 orang lainnya dinyatakan positif AIDS.
Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angka tersebut mengalami peningkatan. Sebab pada tahun 2009, kalangan ibu rumah tangga yang terjangkit HIV/AIDS hanya 63 orang.
"Tapi kita belum bisa menyebutkan jumlahnya naik karena tahun 2010 belum habis," katanya.
Kemudian, terbanyak kedua pengidap HIV/AIDS berasal dari kalangan PSK, yakni dengan 63 penderita dengan rincian 60 PSK baru terinfeksi dan 3 sisinya dinyatakan positif HIV.
Selain para PSK dan ibu rumah tangga, virus mematikan tersebut juga sudah menjangkiti kalangan TNI / POLRI, mahasiswa, wiraswasta dan paramedis.
Di Surabaya tercatat ada 13 anggota TNI/POLRI yang mengidap HIV/AIDS, dimana empat di antaranya telah positif AIDS. Lalu, dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ada tiga orang dinyatakan terjangkit HIV/AIDS, dan sembilan orang penderita lainnya dari kalangan mahasiswa.
Ponco menjelaskan, semakin tingginya jumlah pengidap HIV/AIDS yang terdeteksi tidak lepas dari kesadaran masyarakat sendiri. Sekarang ini minat masyarakat yang mengunjungi "Vlontare Conseling and Testing" (VCT) di tiga puskesmas kecamatan untuk pendeteksian dini semakin tinggi.
"Ini juga keberhasilan petugas dalam melakukan deteksi dini," ujarnya.
Terkait masalah penularan, banyak faktor yang menyebabkan penularan HIV/AIDS. Namun, yang paling dominan adalah perilaku masyarakat sendiri yang sering berganti-ganti pasangan dan pemakaian narkoba. "Kedua faktor itu merupakan faktor utama terjangkitnya virus," katanya.
Sumber : Antara
Diposting oleh TUNAS REMAJA di 21.33 0 komentar
Label: Berita
Pelajar Jadi Target Peredaran Narkoba
Minggu, 24 Oktober 2010Pelajar jadi target peredaran narkoba. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Penegakan Hukum Badan Narkotika Provinsi (BNP) Cahyo Widodo di Kediri, Sabtu (23/10).
“Bisnis narkoba mulai merambah dunia pendidikan. Perlu pencegahan,” ungkapnya di sela razia narkoba gabungan dengan BNK Kediri, Kesbanglinmas, dan Polres Kediri Kota di SMA Pawyatan Dhaha Kota Kediri.
Diposting oleh TUNAS REMAJA di 06.44 0 komentar
Label: Berita
Juara Lomba PIK di Jawa TImur
Rabu, 28 Juli 2010Pada bulan April 2010 telah dilaksanakan Lomba PIK Remaja 2010 tingkat Provinsi Jawa Timur. Lomba ini dilaksanakan untuk 3 tahap perkembangan PIK Remaja yaitu tahap Tumbuh, Tegak dan Tegar, diikuti oleh 38 Kab/Kota se-Jawa Timur. Penilaian Lomba PIK remaja ini juga melibatkan lintas sektor yaitu Diknas Provinsi Jawa Timur Provinsi Jawa Timur, Depag Provinsi Jawa Timur dan PIK Remaja Tunas Remaja Kwarda Pramuka Jawa Timur.
Rangkaian pelaksanaan lomba yang pertama adalah desk audit. Desk audit dilakukan dengan cara menyeleksi profil dan VCD yang telah dikirimkan oleh PIK Remaja. PIK Remaja yang lolos dalam desk audit akan menjalani rangkaian kedua dari lomba ini yaitu kunjungan lapangan.
Kunjungan lapangan dilakukan untuk menilai keadaan real masing-masing PIK Remaja. Kunjungan lapangan dilakukan pada 3 nominasi masing-masing tahap perkembangan PIK remaja tersebut. Hasil dari kunjungan lapangan adalah penentuan pemenang Lomba PIK Remaja 2010 tingkat Provinsi Jawa Timur yaitu :
Tahap Tumbuh :
Juara 1 : PIK Mahasiswa Lentera UNIM Kab. Mojokerto
Juara 2 : PIK Remaja Taruna Harapan Kab. Ponorogo
Juara 3 : PIK Mahasiswa Tunas Mahasiswa Univ.Tulungagung Kab. Tulungagung
Tahap Tegak :
Juara 1 : PIK Mahasiswa PEPSI STIKES NU Prodi D3 Kebidanan Kab. Tuban
Juara 2 : PIK Remaja Tik@r Kabupaten Sampang
Juara 3 : PIK Remaja MA Nurul Azhar Kab. Ngawi
Tahap Tegar :
Juara 1 : PIK Remaja YPC Tik@r Kab. Trenggalek.
Juara 2 : PIK Remaja Griya Remaja Kab. Malang.
Juara 3 : PIK Remaja Sahabat kab. Lamongan
Sumber : BKKBN Jatim
Diposting oleh TUNAS REMAJA di 21.03 0 komentar
Label: Berita
Yang Menikah dengan Perokok Berisiko Kena Kanker Paru
Kamis, 27 Mei 2010Setiap orang sudah sadar kalau bahaya merokok bisa menyebabkan kematian. Selain bisa mati muda, juga bisa berdampak buruk bagi orang-orang tercinta di sekitarnya.
"Rokok dapat membunuh separuh dari masa hidup perokok. Yang bisa mati di usia 35-69 tahun," kata Menkes Endang Sedyaningsih menyongsong Hari Tanpa Tembakau Sedunia di gedung Kemenkes, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (27/5/2010).
Menurut Endang, saking bahayanya merokok, seseorang yang menikah dengan perokok mempunyai risiko kanker paru-paru sebesar 20-30 persen. Orang tersebut bisa terkena penyakit jantung. Tak hanya itu, anak-anak yang terpapar asap rokok dapat mengalami pertumbuhan paru-paru yang lambat.
"Lebih mudah terkena bronchitis, infeksi saluran pernafasan serta asma," jelasnya.
Karena itu, Endang mengajak masyarakat untuk menghindarkan diri dari kebiasaaan merokok, apalagi di tempat umum. "Tidak merokok lagi di tempat-tempat umum, sarana kesehatan, arena kegiatan anak, dan angkutan umum," pintanya.
Sumber : Detik News
Diposting oleh TUNAS REMAJA di 21.08 0 komentar
Label: Berita
Perceraian salah satu resiko pernikahan dini
Sabtu, 10 April 2010Usia pernikahan di bawah 10 tahun ternyata masih rentan terjadi perceraian. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah kasus perceraian di Pengadilan Agama (PA) Nganjuk. Panitera/sekretaris (Pansek) PA Nganjuk Siti Nur'aini, menyatakan peningkatan angka perceraian dilatarbelakangi ketidaksiapan pasangan suami istri (pasutri) untuk mengarungi bahtera rumah tangga.
"Untuk usia pernikahan di bawah angka itu (10 tahun, red), masih rentan (cerai, red)," tutur wanita asli Malang tersebut.
Selain itu, banyaknya pernikahan usia muda juga menjadi salah satu faktor perceraian. Pemicunya karena ketidaksiapan mental. "Kalau orang muda rata-rata masih labil dan egonya tinggi," papar Siti.
Selain ketidaksiapan mental, ketidaksiapan ekonomi juga berpengaruh besar terhadap keutuhan pernikahan. "Memang kalau masih beberapa bulan menikah masih belum terasa," lanjut ibu tiga anak tersebut.
Namun kebutuhan ekonomi baru terasa setelah pasutri mempunyai anak. Otomatis istri akan menuntut suaminya jika anaknya menangis saat susunya habis. "Tidak mungkin mereka menggantungkan terus pada orangtua," imbuhnya. Nah, jika suami tidak mampu memenuhi tuntutan istri, perceraian jadi pilihan.
Dari data PA Nganjuk, pada 2008 sebanyak 643 perceraian karena salah satu pihak meninggalkan tanggungjawab. Jumlah tersebut meningkat menjadi 782 pada tahun berikutnya.
Faktor ketidakharmonisan, disebut Siti, juga merupakan penyebab tingginya perceraian. Tercatat pada 2008, 433 perceraian diputus karena alasan itu. Pada 2009, jumlahnya meningkat menjadi 444. Faktor lain penyebab perceraian adalah alasan ekonomi, gangguan pihak ketiga, cacat biologis, pernikahan paksa, kecemburuan, kekerasan dan hukuman.
Jumlah perkara perceraian pun selalu meningkat. Pada 2008 perkara yang masuk meningkat dari 1.562 menjadi 1781 pada 2009. Sementara perkara yang diputus selama 2008-2009 juga bertambah dari 1.411 menjadi 1.615. Siti memerkirakan jumlah itu bisa meningkat pada tahun-tahun selanjutnya.
Perkara yang disidangkan pun kebanyakan cerai gugat, bukan cerai talak. Berarti sebagian besar merupakan inisiatif dari istri. Itu terlihat pada 2008, sebanyak 936 dari 1.411 perceraian dipicu dari gugatan istri. Sisanya, 475 perkara merupakan cerai talak dari suami.
Jumlah tersebut meningkat menjadi 1.089 pada 2009. Itu merupakan gugatan cerai istri, dari 1.615 perkara perceraian yang diputus PA Nganjuk. Kuantitasnya hampir dua kali lipat dari cerai talak yang dilayangkan suami, yakni sebanyak 526 perkara.
Menurut Siti, kini istri tidak seperti dulu yang manut pada suaminya. Dipukul diam, ditinggal beberapa tahun juga masih menunggu. "Wanita sekarang sudah banyak yang berpendidikan," terangnya.
Selain itu, perlindungan hukum terhadap wanita juga sudah lebih diperhatikan. "Sekarang juga sudah ada UU penghapusan kekerasan dalam rumah tangga yang mayoritas korbannya adalah perempuan," urainya.
Namun begitu, pihaknya mengatakan kalau hal itu tidak boleh dijadikan alasan seorang istri untuk mengakhiri suatu pernikahan. "Bagaimanapun juga pernikahan adalah suatu hal yang sakral, jadi sebisa mungkin dipertahankan," tuturnya
Sumber Jawa Pos
Diposting oleh TUNAS REMAJA di 22.14 0 komentar
Label: Berita
Ibu Rumah Tangga yang Terinveksi HIV Terus Bertambah
Kamis, 01 April 2010
(ANTARA) - Komisi Penanggulangan AIDS Nasional menyatakan bahwa jumlah ibu rumah tangga yang terinveksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Indonesia terus meningkat secara signifikan setiap tahunnya.
"Peningkatan infeksi baru HIV yang signifikan ada di kalangan ibu rumah tangga," kata Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional, Nafsiah Mboi di Jakarta, Rabu pada pada acara Peluncuran Laporan Penularan HIV Pada Pasangan Intim di Asia.
Nafsiah menjelaskan, berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS Nasional pada tahun 2002-2009 jumlah ibu rumah tangga yang terinfeksi HIV terus meningkat.
"Jumlah pekerja seks komersil yang terinfeksi HIV terus menurun grafiknya, namun ibu rumah tangga malah terus meningkat," katanya.
Hal tersebut disebabkan oleh penularan HIV dari suami atau pasangan intim yang memiliki perilaku beresiko.
"Yang mengkhawatirkan adalah peningkatan jumlah kasus penularan dari ibu ke anak," katanya.
Karena itu, Komisi Penanggulangan AIDS Nasional mengharap permasalahan HIV dapat segera ditangani dengan baik.
"Bila tidak ditangani epidemi HIV akan merambat masuk ke keluarga dan masyarakat umum," katanya.
Untuk itu, Komisi Penanggulangan AIDS Nasional terus melakukan intervensi khusus, program kondom perempuan untuk melindungi dari kegiatan seks beresiko.
"Pengguna kondom perempuan adalah mereka yang khawatir terkena infeksi menular sosial atau kegiatan seks beresiko," katanya.
Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan pemerintah akan memperkuat program-program hak asasi reproduksi perempuan dan untuk meningkatkan kekuatan menawar wanita untuk menolak hubungan seksual beresiko tinggi.
Sumber yahoo.com
Diposting oleh TUNAS REMAJA di 21.00 0 komentar
Label: Berita
Diduga Overdosis Putauw, Penderita HIV/AIDS Tewas
Kamis, 11 Maret 2010Pelajaran bagi pengguna narkotika jika tidak ingin bernasib sama seperti Ellen (30). Ellen diduga overdosis putauw, dan tewas dalam perjalanannya ke RSAL.
Informasi yang dihimpun, kasus itu berawal saat Ellen dan dua temannya, Dana, warga Perak dan Monika, warga Banyu Urip, tengah berpesta putauw di sebuah rumah di Jalan Bagong Ginayan. Melihat kondisi Ellen drop setelah menyuntikkan putauw, 2 temannya segera membawanya ke RSAL menggunakan becak.
Namun becak yang belum jauh berjalan disuruh memutar kembali karena mereka akhirnya memutuskan memboncengkan saja Ellen dengan menggunakan motor.
Karena takut, tujuan kali ini bukanlah ke RSAL lagi, tetapi ke rumah Ellen. Dalam perjalanan pulang itu, Ellen yang positif terinveksi HIV itu sempat beberapa kali terjatuh karena keadaannya.
Sebelum sampai rumah, sekali lagi motor yang digunakan terjatuh. Kali ini seseorang bernama Imanuel menolong Ellen dan membawanya ke RSAL dengan mobilnya. 2 teman Ellen, kabur.
Namun dalam perjalanan, nyawa Ellen tak tertolong. Karena matinya Ellen tergolong tak wajar, maka polisi dari Polsek Wonokromo pun mendatangi RSAL. Mengetahui Ellen warga Sukolilo, maka polisi Polsek Wonokromo melimpahkan kasus itu ke Polsek Sukolilo.
"Memang kami mendengar ada kejadian itu," ujar Kapolsek Sukolilo, AKP Meity Jany Manus, saat dihubungi wartawan, Kamis (11/3/2010).
Info Detik.com
Yahoo News
Diposting oleh TUNAS REMAJA di 17.35 0 komentar
Label: Berita
Outbound SMK dr Soetomo Surabaya
Rabu, 17 Februari 2010Read More..
Diposting oleh TUNAS REMAJA di 19.32 2 komentar
Label: Berita
Berita Duka
Minggu, 14 Februari 2010Innalillahi Wa'innalillahi roojiuun...
Telah meninggal dunia sahabat kita "Ibnu" dari relawan PIK-KRR dan DKC Kwarcab Bangkalan.
Semoga Amal dan Ibadahnya diterima oleh Sang Maha Pencipta serta mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya
Diposting oleh TUNAS REMAJA di 19.32 0 komentar
Label: Berita
CRR adakan Temu Remaja 2009
Minggu, 01 Maret 2009PAda tanggal 6-8 Maret 2008 nanti PIK-KRR Curhat Remaja Rogoolawe Tuban akan mengadakan TEMU REMAJA 2009 yang akan mengundang remaja dari seluruh remaja diTuban. Dalam acara ini juga didukung oleh Dinas Kesehatan Tuban serta melibatkan dari PIK-KTT tetangga yaitu PIK-KRR Sahabat Lamongan serta mengundang dari Tunas Remaja.
Read More..Diposting oleh TUNAS REMAJA di 18.55 2 komentar
Label: Berita
Youth Forum
Rabu, 28 Januari 2009Untuk memantapkan koordinasi di tahun 2009 ini relawan PIK-KRR di Jawa Timur akan di kumpulkan lagi dalam acara Youth Forum 2009. Pengurus Tunas Remaja akan memaparkan program kerjanya serta infomasi kegiatan lainnya yang menyangkut keremajaan. Kegiatan yang di renacanakan akan di adakan pada bulan Februari nantin masih di carikan tempat serta tanggal yang tepat
Read More..Diposting oleh TUNAS REMAJA di 01.44 1 komentar
Label: Berita
Menuju Jambore Jatim 2008
Senin, 12 Januari 2009Jambore Jawa Timur 2008 akan segera di selengarakan pada tangal 19-24 Januari 2008. Dan kali ini TUnas Remaja telah mempersiapkan suatu kegiatan di anjungan untuk memeriahkan pentas akbar Pengalang Jawa Timur yang mulai tahun ini akan dilaksanakan setiap tiga setahun sekali ini.
Penasaran pengen tahu apakegiatannya PIK-KRR Tunas Remaja so datang aja ke jambore Jawa Timur 2008 si Buper Sumberboto Jombang.
Diposting oleh TUNAS REMAJA di 23.02 0 komentar
Label: Berita
AIDS Day
Jumat, 19 Desember 2008Sudah menjadi kebiasaan Tunas Remaja setiap tahun di awal Desember yaitu peringatan hari AIDS sedunia. Tapi tahun ini mengadakan kegiatan yang lebih besar yaitu Lampion AIDS serta Longmarch ke Tugu Bambu Runcing dari markas di gedung Kwarda Jatim yang di lebas olek Kak Bambang SW.
Acara yang di gawangi teman-teman pengurus yang baru terbentuk ini mengajak teman-teman perti se Surabaya bahkan LSM dari Sampang puh ikut serta dari UKM Narkoba dari Universitas Widya Mandala.
Kegiatan peringatan hari AIDS seduni ajuga di laksanakan di beberapa cabang antara lain Lensa Lumajang, Tirai Remaja Kota Malang, Tunas Patria Kota Blitar, PIK-KRR kwarcab Gresik dan yang lainnya.
Diposting oleh TUNAS REMAJA di 23.28 1 komentar
Label: Berita
Jambore Remaja 2008 dimajukan
Sabtu, 20 September 2008Panitia Jambore Remaja 2008 mengumumkan bahwa pelaksanaan yang sekiranya tanggal 21-23 Nopember 2008 di majukan menjadi tanggal 14-16 Nopember 2008. Surat edaran telah di kirim ke seluruh PIK-KRR cabang dan ke beberapa SMA di JAtim. Bila teman-teman ingin mendapatkan edarannya dapat di download di jamboreremaja2008.tk atau hubungi Tunas Remaja
Read More..Diposting oleh TUNAS REMAJA di 01.09 0 komentar
Label: Berita
Sosialisasi lewat MOS
Rabu, 06 Agustus 2008Kesempatan pada tahun ajaran baru ini tidak di lewatkan oleh teman PIK KRR untuk mensosialisasikan kesehatan reproduksinya ke sebayanya terutama ke sekolah-sekolah. PIK KRR Tunas Patria memafaatkan Masa Orientasi Siswa untuk mensosialisasikan Kesehatat Reproduksi sekaligus memperkenalkan PIK-KRR ke sekolah-sekolah
Read More..Diposting oleh TUNAS REMAJA di 19.35 0 komentar
Label: Berita
Juara 2
Sabtu, 21 Juni 2008Setelah berjuang melewati seleksi di tingkat provinsi dan maju ke tingkat nasional akhirnya PIK-KRR Tirai Remaja Kwarcab Kota Malang meraih juara kedua lomba PIK-KRR tingkat Nasional
Read More..Diposting oleh TUNAS REMAJA di 23.13 0 komentar
Label: Berita
Tirai Remaja Masuk 5 Besar
Jumat, 23 Mei 2008Berita terbaru yang saya peroleh hari ini bahwa PIK-KRR terbaik dari Jawa Timur berhasil meraih 5 besar PIK-KRR tingkat Nasional. Info lebih lanjut yang berhasil di himpun bahwa tanggal 27 Mei nanti dari tim seleksi BKKBN Pusat akan meninjau ke sekretariat Tirai remaja di Kwarcab Kota malang
Read More..Diposting oleh TUNAS REMAJA di 02.38 0 komentar
Label: Berita
